Senin, 28 Januari 2013

BAB II


BAB II
KAJIAN TEORI

  1. Definisi Hotel
Kata Hotel berasal dari bahasa Perancis yaitu hostel artinya “tempat penampungan buat pendatang” atau “bangunan penyedia pondokan dan makanan untuk umum”. 
Berikut definisi Hotel dari berbagai sumber :
  1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Hotel sebagai; bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai tempat untk menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam perjalanan, atau bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memeperolah pelayanan, penginapan, makan dan minum.
  1. Menurut Kamus Oxford
Hotel is; “building where rooms and usually meals are provided for people in return for payment”. Atau jika diterjemahkan secara bebas menjadi; bangunan dimana kamar-kamar dan sarapan tersedia sebagai ganti dari pembayaran.
  1. Berdasarkan Keputusan Menteri Parpostel no KM 94/HK103/MPPT 1987 
Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunannya untuk menyediakan jasa pelayanan, penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan didalam keputusan pemerintah

Dari pengertian diatas, maka hotel juga dapat definisi seperti di bawah ini :
  1. Salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil (Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987)
  2. Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson, 1976:27)
  1. Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :
    1. Jasa penginapan
    2. Pelayanan makanan dan minuman
    3. Pelayanan barang bawaan
    4. Pencucian pakaian
    5. Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya.(Endar Sri,1996:8)

  1. Jenis Hotel
Jenis HotelPenentuan jenis hotel tidak terlepas dari kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki wisatawan (Tarmoezi, 2000) : Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat dari lokasi dimana hotel tersebut dibangun, sehingga dikelompokkan menjadi:
  1. City Hotel
Hotel yang berlokasi di perkotaan, biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bermaksud untuk tinggal sementara (dalam jangka waktu pendek). City Hotel disebut juga sebagai transit hotel karena biasanya dihuni oleh para pelaku bisnis yang memanfaatkan fasilitas dan pelayanan bisnis yang disediakan oleh hotel tersebut.
  1. Residential Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pinngiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, tetapi mudah mencapai tempat-tempat kegiatan usaha. Hotel ini berlokasi di daerah-daerah tenang, terutama karena diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin tinggal dalam jangka waktu lama. Dengan sendirinya hotel ini diperlengkapi dengan fasilitas tempat tinggal yang lengkap untuk seluruh anggota keluarga.
  1. Resort Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau di tepi aliran sungai. Hotel seperti ini terutama diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat pada hari-hari libur atau bagi mereka yang ingin berekreasi.
  1. Motel (Motor Hotel)
Hotel yang berlokasi di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungan satu kota dengan kota besar lainnya, atau di pinggiran jalan raya dekat dengan pintu gerbang atau batas kota besar. Hotel ini diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil sendiri. Oleh karena itu hotel ini menyediakan fasilitas garasi untuk mobil.
  1. Hotel Tugu
Apakah yang terletak di bangunan budaya bunga. Contoh dari jenis ini adalah hotel-hotel di istana, monasteries, gereja dan istana.
  1. Spa Hotel
Akomodasi di dalam spa fasilitas publik yang didedikasikan untuk mandi atau tanaman obat. Mereka mempunyai nilai rata-rata berkisar dari beberapa hari dan minggu.
  1. Hotel-klub
Fasilitas akomodasi yang mencakup satu atau lebih yang signifikan klub malam di mana orang-orang tari dan minuman dan tempat musicals sering tersedia. Ia juga dikenal hotel yang terletak di sepanjang didedikasikan untuk klub erotis dimana pelacuran dilaksanakan secara berkala.
  1. Hotel-kasino
Yang dicirikan dengan menawarkan permainan mereka sendiri. Mereka cenderung tinggi kelas segi.
  1. Hotel restoran
Acterizan adalah unik untuk menawarkan masakan yang disajikan sebagai fitur utama pembentukan.
  1. Hotel olahraga
Yang dicirikan oleh orientasi mereka ke praktik olahraga tertentu baik Anda atau sekitar mereka. Contoh dari hotel-hotel berdedikasi untuk scuba diving dan surfing di laut, nelayan di sepanjang waterways golf dan kompleks, antara lain.
  1. Hotel Musim
Juga disebut musiman hotel. Struktur hotel yang musiman yang beroperasi hanya selama setahun. Sebuah contoh yang khas beberapa hotel di gunung, resor ski, dan bahkan di pantai.
  1. Berkarat hotel
Terletak di daerah pedesaan atau lahan pertanian. Bangunan tradisional yang sering dan kadang-kadang mencakup rehabilitasi atau dekat dengan peternakan.

Segi Jumlah Kamar Hotel
Menurut Tarmoezi (Tarmoezi,2000:3), dari banyaknya kamar yang disediakan, hotel dapat dibedakan menjadi :
    1. Small Hotel
Jumlah kamar yang tersedia maksimal sebanyak 28 kamar.
    1. Medium Hotel
Jumlah kamar yang disediakan antara 28- 299 kamar.
c. Large Hotel
Jumlah kamar yang disediakan sebanyak lebih dari 300 kamar.


Klasifikasi Hotel
Menurut keputusan direktorat Jendral Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi no 22/U/VI/1978 tanggal 12 Juni 1978 (Endar Sri, 1996 : 9), klasifikasi hotel dibedakan dengan menggunakan simbol bintang antara 1-5. Semakin banyak bintang yang dimiliki suatu hotel, semakin berkualitas hotel tersebut. Penilaian dilakukan selama 3 tahun sekali dengan tatacara serta penetapannya dilakukan oleh Direktorat Jendral Pariwisata.

  1. Departemen Hotel
Departemen-departemen yang ada di hotel dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  1. Front Office.
  2. Housekeeping.
  3. HRD.
  4. Sales and Marketing.
  5. Engineering.
  6. Food and Beverage Service.
  7. Food and Beverage Product.
  8. Security.
  9. Accountig depertemen tersebut dikelompokkan menjadi:
  • Revenue Center adalah depertemen yang memberikan pelayanan, menjual produk-produk hotel untuk menghasilkan pendapatan bagi hotel, misalnya front office dan food and beverage.
  • Supporting center yaitu depertemen yang tidak memberikan pendapatan bagi hotel secara langsung namun sangat berperan dalam menyediakan dukungan bagi departemen revenue center. Contoh housekeeping memberikan peran yang sangat besar bagi front office untuk menjual kamar tamu.
  1. Public Relation.
  2. IT.
Pengelompokkan berdasarkan interaksi dengan tamu yaitu :
  • Front of the house yaitu area dimana karyawan dapat berinteraksi langsung dengan tamu hotel, misalnya front office dan fb service.
  • Back of the house yaitu area dimana tamu mempunyai interaksi yang sedikit dengan karyawan atau tidak sama sekali, misalnya HRD, IT, accounting, engineering, housekeeping dan security.
  1. Struktur Organisasi Hotel
Struktur Organisasi adalah gambaran tentang jenjang dan alur kepemimpinan serta menunjukkan hubungan wewenang dan tanggungjawab dari setiap unit kerja dalam suatu organisasi.
Struktur Organisasi Hotel dapat berubah sesuai besar kecilnya hotel serta sesuai dengan kebutuhan Hotel.

                                                 Contoh Struktur Organisasi Hotel Kecil
                                                      Contoh Struktur Organisasi Hotel 1
                   Contoh Sturktur Organisasi Hotel 2






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar